17 Oktober 2017-Pertemuan Ketiga
Virtual Team
Apa itu virtual team? Sebelum mengetahui
pengertian dari virtual team, sebaiknya kita mengetahui dulu pengertian dari
kata tim itu sendiri. Tim adalah sekelompok orang yang saling bekerjasama untuk
mencapai suatu visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan di awal.
Pengertian Virtual Team
Tim Virtual
menggunakan teknologi komputer guna menghubungkan orang-orang yang terpisah
secara fisik guna mencapai sasaran bersama. Teknik tersebut memungkinkan orang
saling bekerjasama lewat metode online, kendati mereka terpisah antar
negara.
Pendapat penulis menganai virtual
team yaitu virtual team adalah sekelompok orang yang saling terhubung dan
bekerja sama untuk mencapai suatu visi, misi dan tujuan dengan memanfaatkan
teknologi yang terhubung ke jaringan atau online dimana seluruh anggota tim tidak
betatap muka secara langsung.
Karakteristik
Virtual Team
1.
Anggota tim merupakan tenaga ahli
2.
Anggota tim dapat berubah-ubah (tidak permanen),
artinya tim virtual dibentuk saat diperlukan
3.
Anggota tim tersebar secara geografis
4.
Menggunakan teknologi, dan tidak akan berjalan tanpa
adanya teknologi
5.
Tidak ada komunikasi secara fisik
Tujuan
Virtual Team
1. Anggota
team tidak berada dilokasi yang sama. Artinya anggota tim bisa berada di daerah
yang berbeda bahkan di negara yang berbeda.
2. Menghemat
biaya transportasi dan waktu tempuh. Artinya anggota tim tidak perlu menempuh
perjalanan yang jauh untuk dapat bertemu sehingga dapat menghemat waktu.
3. Waktu
bekerja antar anggota tim dapat berbeda-beda. Artinya setiap anggota dapat
bekerja pada waktu yang tidak bersamaan, sehingga anggota tim dapat
menyesuaikan dengan waktu luang mereka.
4.
Menghemat biaya logistik karena perusahaan
tidak membutuhkan kantor fisik. Artinya Tim virtual tidak memerlukan tempat
ataupun ruangan untuk berdiskusi dengan anggota lainnya, hanya dengan teknologi
yang terhubung jaringan internet, anggota tim dapat berdiskusi dan melaksanakan
tugas yang telah diberikan.
Keuntungan
Virtual Team
1. Dari segi jarak, maksudnya anggota
tim tidak harus menempuh jarak yang jauh untuk dapat berdiskusi.
2. Dari segi biaya, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar karena tidak harus berpergian.
3. Dari segi waktu, maksudnya waktu yang harusnya digunakan untuk perjalanan bisa digunakan untuk berdiskusi sehingga waktu diskusi bisa lebih lama. Pengerjaan tugasnya pun dapat dilakukan kapan saja.
4. Nyaman, karena anggota tim bisa mengerjakan tugasnya di tempat yang membuat mereka nyaman, seperti di rumah.
5. Fleksibel, maksudnya waktu pengerjaannya dapat disesuaikan dengan jadwal anggota.
6. Ramah lingkungan, maksudnya tim virtual ini tidak memerlukan kantor fisik sehingga tidak memerlukan lahan untuk membangun bangunan yang nantinya akan semakin mengurangi ruang terbuka hijau.
2. Dari segi biaya, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar karena tidak harus berpergian.
3. Dari segi waktu, maksudnya waktu yang harusnya digunakan untuk perjalanan bisa digunakan untuk berdiskusi sehingga waktu diskusi bisa lebih lama. Pengerjaan tugasnya pun dapat dilakukan kapan saja.
4. Nyaman, karena anggota tim bisa mengerjakan tugasnya di tempat yang membuat mereka nyaman, seperti di rumah.
5. Fleksibel, maksudnya waktu pengerjaannya dapat disesuaikan dengan jadwal anggota.
6. Ramah lingkungan, maksudnya tim virtual ini tidak memerlukan kantor fisik sehingga tidak memerlukan lahan untuk membangun bangunan yang nantinya akan semakin mengurangi ruang terbuka hijau.
Kekurangan
Virtual Team
Terdapat beberapa kendala dalam
membentuk sebuah tim virtual diantaranya :
1.
adanya kesulitan dalam memberikan arahan kepada
anggota tim
2.
Tingkat kemungkinan untuk salah paham dengan apa yang
dimaksud tinggi, karena tidak bisa melihat ekspresi secara langsung, dan persepsi
orang terkadang berbeda
3.
Sulit mengetahui karakteristik seseorang hanya dari
komunikasi secara virtual
4.
Biaya teknologi yang tinggi
Perbedaan
Tim Tradisional dengan Tim Virtual
Terdapat perbedaan antara tim secara
tradisional atau umumnya dan tim virtual, diantaranya :
1.
Dari segi keanggotaan, tim tradisional keanggotaannya
tetap sedangkan tim virtual tidak
2.
Dari segi lokasi, tim virtual tersebar secara
geografis sedangkan tradisional hanya di 1 lokasi saja
3.
Dari segi perekrutan, tim tradisional cenderung
mengambil anggota dari dalam atau satu wilayah sedangkan virtual team mengambil
anggota dari luar yang merupakan tenaga ahli di bidangnya
4.
Tim virtual tidak bertatap muka secara langsung,
sedangkan tim tradisional sebaliknya
Cara Menjaga
Kinerja Tim
Kinerja artinya hasil kerja, yang
menentukan sebuah kinerja baik atau buruk adalah kemampuan, motivasi dan
kesempatan. Cara menjaga agar kinerja tim tetap terjaga dengan baik,
diantaranya :
1.
Komunikasi, harus diadakan setidaknya sekali untuk
bertemu secara langsung dan berdiskusi secara tatap muka
2.
Toleransi dan pengetahuan antar budaya masing-masing
juga perlu diketahui satu sama lain, sehingga antar anggota tim bisa saling
menghargai
3.
Masing-masing anggota tim harus memiliki motivasi diri
yang tinggi
4.
Harus bisa saling mempercayai satu sama lain
Komentar
Posting Komentar