Selasa, 21 November 2017
Reward System and
Motivation
·
Menurut (Tohardi, 2002:317), Penghargaan adalah
ganjaran yang diberikan untuk memotivasi para karyawan agar produktivitasnya
tinggi.
·
Menurut Mulyadi dan Setyawan (2001:227), Sistem
penghargaan merupakan salah satu alat pengendali penting yang digunakan oleh
perusahaan untuk memotivasi personelnya agar mencapai tujuan perusahaan dengan
perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.
·
Pengertian menurut penulis, Penghargaan adalah imbalan
yang diberikan dalam bentuk material dan non material yang diberikan oleh pihak
perusahaan kepada karyawannya agar mereka dapat bekerja dengan motivasi yang
tinggi dan berprestasi dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan.
1.
Penghargaan harus dihargai oleh penerima
2.
Penghargaan harus cukup besar untuk dapat memiliki
dampak
3.
Penghargaan harus dapat dimengerti oleh penerima
4.
Penghargaan harus diberikan pada waktu yang tepat
5.
Dampak penghargaan harus dirasakan dalam jangka
panjang
6.
Penghargaan harus dapat diubah
1.
Memberikan motivasi
2.
Memberikan informasi
Jenis Sistem Penghargaan
1.
Sistem Penghargaan Intrinsik, Penghargaan yang
bersifat internal atau dirasakan secara individu yang biasanya diperoleh pada
suatu aktivitas atau tugas tertentu, misalnya perasaan puas.
2.
Sistem Penghargaan Ekstrinsik, Sistem penghargaan
ekstrinsik mencakup penghargaan finansial maupun non-finansial, baik secara
kualitas maupun kuantitas.
·
Menurut Mathis & Jackson (2006),
motivasi merupakan hasrat di dalam seseorang menyebabkan orang tersebut
melakukan suatu tindakan. Oleh sebab itu, motivasi merupakan penggerak yang
mengarahkan pada tujuan.
·
Menurut Martoyo (2000) motivasi pada dasarnya adalah
proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan yang kita inginkan.
Dengan kata lain adalah dorongan dari luar terhadap seseorang agar mau
melaksanakan sesuatu. Dengan dorongan (driving force) disini dimaksudkan
desakan yang alami untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan hidup, dan kecendrungan
untuk mempertahankan hidup. Kunci yang terpenting untuk itu tak lain adalah
pengertian yang mendalam tentang manusia.
1.
Mengubah perilaku karyawan sesuai dengan keinginan
perusahaan
2.
Meningkatkan gairah dan semangat kerja
3.
Meningkatkan disiplin kerja
4.
Meningkatkan prestasi kerja
5.
Meningkatkan rasa tanggung jawab
6.
Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
7.
Menumbuhkan loyalitas karyawan pada perusahaan.
Motivasi
merupakan intensitas, tujuan dan keuletan seseorang dalam mencapai suatu tujuan
yang diinginkan. Terdapat beberapa teori dalam motivasi yang diungkapkan oleh
para ahli, diantaranya :
1. Hierarchy
of Needs Theory (Teori Kebutuhan menurut Maslow)
Dalam
teri maslow dijelaskan bahwa terdapat lima tingkatan kebutuhan manusia dari
yang paling mendasar hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
2. Theory
X dan Theory Y
Theory X = Manajer selalu memandang pekerjanya dari sisi
negatif, untuk dapat mengetahui cara memotivasinya
Theory Y = Manajer selalu melihat pekerjanya dari sisi
positifnya
3. Two
Factor Theory (oleh Herzberg’s)
Herzberg’s
mengungkapkan bahwa kepuasan dan ketidakpuasan individu tidak memiliki ujung
yang sama
a. Faktor
dari luar yang memicu ketidakpuasan
Ø Hygiene
Factors
·
Gaji
·
Lingkungan kerja
·
Peraturan perusahaan
b. Faktor
dari dalam yang memicu kepuasan
Ø Motivators
·
Pencapaian
·
Tanggungjawab
·
Pertumbuhan
4. David
McClelland’s Theory of Needs
1. Need For
Achievement, yaitu membutuhkan pencapaian yang sukses.
2. Need For
Affiliation, yaitu kebutuhan pertemanan, memiliki seorang sahabat.
3. Need For
Power, yaitu kemampuan untuk memerintahkan seseorang melakukan sesuatu sesuai
yang dikehendaki.

Komentar
Posting Komentar